11 Day In Turkey (Special Tulip Blossom)
Tentang Turki, negara ini bisa dibilang punya masa lalu yang unik. Ia terbentuk dari zaman Romawi kuno sampai dinasti Ottoman. Turki adalah saksi hidup tentang kehidupan masa lalu para kerajaan besar di dunia. Hal tersebut kini masih bisa disaksikan sekarang ini lewat peninggalan-peninggalan bersejarah yang ada di negara ini.
Tentang Turki, negara ini bisa dibilang punya masa lalu yang unik. Ia terbentuk dari zaman Romawi kuno sampai dinasti Ottoman. Turki adalah saksi hidup tentang kehidupan masa lalu para kerajaan besar di dunia. Hal tersebut kini masih bisa disaksikan sekarang ini lewat peninggalan-peninggalan bersejarah yang ada di negara ini.
Mengunjungi Turki akan jadi pengalaman yang sangat menyenangkan.
Tapi, sebelum itu, simak dulu deretan fakta-fakta hebatnya yang ternyata
tidak semua orang mengetahuinya.
1. Turki Memiliki Pasar Tertua dan Terbesar di Dunia
Pasar sudah pasti jadi tempat yang dikunjungi ketika mampir ke sebuah
negara. Entah untuk melihat aktivitas masyarakat setempat atau mungkin
berburu oleh-oleh. Soal pasar, di Turki ada sebuah pasar yang luar biasa
dan ikonik serta sudah terkenal seantero dunia. Nama tempat ini adalah
Grand Bazaar.
Ketika ada di tempat ini, ajaklah seseorang karena kamu mungkin akan
tersesat takkan bisa pulang. Serius, pasar ini luasnya berhektar-hektar
dengan lorong-lorong yang sangat membingungkan. Ada sekitar 3000an toko
di sini yang masing-masing menjual pernik khas Turki. Pasar ini konon
sudah ada sejak tahun 1455 dan dibangun tak lama setelah Ottoman
menguasai Konstantinopel.
2. Santa Claus Ternyata Lahir di Tanah Turki
Sekitar 99 persen penduduk Turki itu Muslim, namun siapa sangka
negara ini jadi tempat yang sangat ikonik dengan umat Kristiani. Ya,
beberapa daerah di Turki yang konon menjadi tempat-tempat penting bagi
perjalanan umat Kristen. Salah satunya adalah Patara di mana dikatakan
ini merupakan tempat lahirnya Saint Nicholas alias Santa Claus.
Tak hanya itu, dikatakan pula jika sebuah daerah di Turki dijadikan
tempat peristirahatan oleh Virgin Mary, tepatnya di sebuah tempat
bernama Ephesus. Tak cukup dengan itu, menurut umat Kristiani Abraham
juga lahir di sebuah tempat di Turki bernama Sanliurfa.
3. Pemilik Asli Tulip Bukan Belanda, Tapi Turki
Tulip selama ini selalu diidentikkan dengan Belanda. Orang-orang
menganggap jika negeri Oranje itu yang pertama kali menemukannya lalu
dijadikan semacam ikon negara. Bukan, ternyata bukan Belanda yang lebih
dulu menemukan Tulip, melainkan Dinasti Ottoman.
Ya, tulip pertama kali ditumbuhkan di tanah Turki oleh orang-orang
dinasti Ottoman. Di Abad 16 baru kemudian Belanda mulai kenal dengan
tulip setelah salah seorang perwakilan Turki membawa bibit bunga indah
ini ke sana. Tak hanya penemu tulip pertama, Turki juga yang mengenalkan
kopi dan buah ceri ke Eropa.
4. Kapal Nabi Nuh Diduga Ditemukan di Turki
Tak hanya Islam, umat Yahudi dan Kristen juga percaya akan kisah Nabi
Nuh dan bahtera raksasanya. Diceritakan jika dunia pernah mengalami
banjir raksasa dan Nabi Nuh diberi wahyu untuk membuat sebuah kapal
besar. Bertahun-bertahun peneliti mencari bukti kapal besar ini, hingga
akhirnya mereka mendapati jejak kapal ini di Gunung Ararat, Turki.
Para peneliti memang masih belum yakin 100 persen jika apa yang mereka
temukan di Gunung Ararat adalah kapal Nabi Nuh. Namun dari sampel yang
diambil berupa karbon, usianya memang sudah sangat tua. Tentang kapal
Nabi Nuh di Gunung Ararat ini, masih banyak yang tidak percaya meskipun
tak sedikit pula yang mengakuinya.
5. Tradisi Menyambut Tamu di Turki Bikin Bahagia
Terlepas dari segala tempat atau temuan unik di Turki, hal yang
justru membuat negara ini keren adalah kebiasaan penduduknya yang unik
dan menyenangkan. Misalnya saja adat menyambut tamu. Percaya atau tidak,
ketika mendatangi sebuah rumah di sana, padahal kita tak kenal dengan
penghuninya, kita justru akan dilayani dengan baik.
Ya, menurut orang Turki tamu tak dikenal yang mampir adalah tamunya
Tuhan. Oleh karena itu, kemudian tamu tak dikenal ini biasanya bakal
diberikan makanan yang enak-enak disuruh tinggal setidaknya selama tiga
hari. Ya, beginilah potret ramahnya orang-orang Turki terhadap orang
asing.

Komentar